Belajar Memahami Analisis Bingkai, Analisis Wacana, dan Semiotika
Hallooooo Guyssssss kembali lagi di blog saya hehehee.... gimana nih apakah kalian sudah siap untuk mengetahui pengetahuan dan pembelajaran yang ada di blog saya. di sini saya akan berbagi pengetahuan saya tentang Analisis Bingkai, Analisis wacana, dan Semiotika dan langsung saja kita mulai dengan yang pertama
1. Analisis Bingkai
Teori Analisis Framing atau Analisis Bingkai (Frame Analysis Theory) berusaha untuk menentukan kunci-kunci tema dalam sebuah teks dan menunjukkan bahwa latar belakang budaya membentuk pemahaman kita terhadap sebuah peristiwa. Dalam mempelajarin media, analisis bingkai menunjukkan bagaimana aspek-aspek struktur dan bahasa berita mempengaruhi aspek-aspek yang lain.
Model-model Analisis Bingkai
Model Menurut Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki
Model ini membagi struktur analisis menjadi empat bagian:
a. Sintaksis adalah cara wartawan menyusun berita.
b. Skrip adalah cara wartawan mengisahkan fakta.
c. Tematik adalah cara wartawan menulis fakta.
d. Retoris adalah cara wartawan menekankan fakta.
Model Menurut William A. Gamson dan Andre Modigliani
Model ini membagi struktur analisis menjadi tiga bagian:
a. Media package merupakan asumsi bahwa berita memiliki konstruksi makna tertentu.
b. Core frame merupakan gagasan sentral.
c. Condnsing symbol merupakan hasil pencermatan terhadap perangkat simbolik (framing device/perangkat framing dan reasoning device/perangkat penalaran).
Media Frames dan Individual Frames
2. Analisis Wacana
Analisis Wacana merupakan salah satu metode penelitian komunikasi yang digunakan untuk meneliti suatu pesan komunikasi yang digunakan untuk membentuk suatu wacana.
Tujuan yang bisa dicapai dari pendekatan Analisis Wacana adalah Mendiskripsikan pembentukan wacana melalui penggunakan pesan, Menggambarkan perbedaan wacana
Teknik pengumpulan data dalam pendekatan Analisis Wacana
a. Teknik pengumpulan data secara interaktif yang meliputi wawancara dan observasi berperan aktif
b. Studi pustaka
Instrumen Penelitian Analisis Wacana
a. Kuisioner. Pada kuisioner dilakukan untuk menggali dan membandingkan data atau informasi yang diperoleh untuk digunakan sebagai bahan penelitian.
b. Wawancara. Wawancara ini dilakukan untuk mendapatkan data langsung dari narasumber untuk memperjelas data yang dibutuhkan.
Teknik Melakukan Analisis Wacana
Dalam pelaksanaannya, analisis wacana untuk ilmu komunikasi ditempatkan sebagai bagian dari metode penelitian sosial dengan pendekatan kualitatif. Sebagaimana dimaklumi dalam penelitian sosial, setiap permasalahan penelitian selalu ditinjau dari perspektif teori sosial (dalam hal ini teori-teori komunikasi). Analisis wacana sebagai metode penelitian sosial tidak hanya mempersoalkan bahasa (wacana) melainkan pula dikaitkan dengan problematika sosial.
Untuk perspektif teori, dalam analisis wacana sebagai metode penelitian sosial lazimnya memakai dua jenis teori: teori substantif dan teori wacana. Teori substantif di sini adalah teori tertentu yang sesuai dengan tema penelitian, misalnya teori politik, teori kekuasaan, teori gender, teori ekonomi-politik, teori ideologi, dan sebagainya. Teori subtanstif diperlukan untuk menjelaskan bidang permasalahan penelitian analisis wacana dari perpektif teori yang bersangkutan.
3. Semiotika
Semiotika adalah studi tentang makna keputusan. Ini termasuk studi tentang tanda-tanda dan proses tanda (semiosis), indikasi, penunjukan, kesamaan, analogi, metafora, simbolisme, makna, dan komunikasi. Semiotika berkaitan erat dengan bidang linguistik, yang untuk sebagian besar, mempelajari struktur dan makna bahasa yang lebih spesifik.
Semiotika sering dibagi menjadi tiga cabang:
a. Semantik: hubungan antara tanda dan hal-hal yang mereka lihat; denotata mereka, atau makna
b. Sintaksis: hubungan antara tanda-tanda dalam struktur formal
c. Pragmatik: hubungan antara tanda dan tanda-menggunakan agen
Tingkat Penelitian Semiotika
Menurut Saussure, semiotika dapat dianalisis secara diakronis dan sinkronis. Analisis diakronik adalah analisis tentang perubahan historis bahasa, yaitu bahasa dalam dimensi waktu, perkembangan dan perubahannya. Sedangkan analisis sinkronik adalah analisis bahasa pada satu momen waktu tertentu saja. Analisis ini disebut juga sebagai pendekatan strukturalisme, yaitu pendekatan yang melihat hanya struktur bahasa, dan mengabaikan konteks waktu, perubahan, dan sejarahnya.
Nah mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan dan saya bagi pelajaran bersama kalian semoga kalian memahami Analisis Bingkai, Analisis Wacana, Dan Semiotika secara baik dan benar sampai bertemu di blog selanjutnya guys



Komentar
Posting Komentar